rumah bersubsidi kembali hadir

Rumah Bersubsidi Kembali Hadir Tahun 2020

Rumah merupakan salah satu kebutuhan primer manusia, yang dipenuhi sebagai tempat berlindung dari lingkungan luar dan cuaca yang ekstrem. Namun sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum memiliki rumah dikarenakan kondisi keuangan yang belum mencukupi untuk membeli sebuah rumah yang terbilang cukup mahal. Rumah bersubsidi dikeluarkan oleh pemerintah melalui dana KPR namun untuk mendapatkan rumah bersubsidi pun masih dirasa berat jika penghasilan hanya pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Solusi Anda Miliki Rumah Bersubsidi

Kini ada solusi yang bisa membantu menjawab keinginan Anda untuk bisa membeli rumah bersubsidi dengan harga dan cicilan yang terbilang cukup ringan. Ya, sekarang telah muncul KPR khusus untuk rumah bersubsidi sebagai bagian dari program pemerintah. Melalui Kementrian Perumahan Rakyat (Kemenpera), pemerintah mengeluarkan program satu juta rumah, dan KPR rumah bersubsidi adalah salah satunya.

Apa yang dimaksud rumah bersubsidi ? Rumah bersubsidi merupakan rumah yang mendapat subsidi dari pemerintah berupa bebasnya pajak dan cicilan dengan bunga yang sangat rendah. Program ini ditujukan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sehingga masyarakat dari kalangan menengah ke bawah berkesempatan untuk memiliki rumah yang layak huni. Selain dikenakan bunga yang rendah, rumah bersubsidi juga memiliki suku bunga flat hingga lunas.

Rumah bersubsidi, ada beberapa yang perlu diperhatikan :

  1. Rumah bersubsidi haruslah Mempunyai fixed KPR yang tetap, artinya jika terjadi inflasi atau perekonomian sedang buruk, KPR tetap akan sama. Rumah bersubsidi hanya untuk yang bergaji maksimal Rp 3.500.000 sebulan. Jika gaji di atas itu, KPR secara otomatis akan ditolak oleh bank. Artinya setiap rumah bersubsidi yang didapatkan haruslah melalui dana pencairan oleh KPR.
  2. Rumah bersubsidi umumnya adalah tipe 29/60 seharga Rp 126 juta atau tipe 27/60 seharga Rp 120 juta, tetapi ini fluktuatif dan dapat berubah kapan saja. Perbedaan keduanya hanya pada model dan luas lahan saja. Rata-rata rumah bersubsidi mempunyai 2 kamar tidur dengan 1 kamar mandi. Namun, tetap ada halaman depan dan halaman belakang.
  3. Rumah bersubsidi dirancang sedemikian rupa agar mudah untuk direnovasi sebab pada umumnya pemilik akan mempunyai uang lebih di kemudian hari dan ingin memperlebar atau menambah bangunan. Maka, jangan kaget jika rumah subsidi terkesan ringkih karena memang mudah untuk dibongkar.
  4. Rumah bersubsidi hanya dibangun oleh pengembang yang ditunjuk oleh pemerintah, artinya tidak diperjual belikan secara bebas. Jadi, perlu hati-hati jika menemukan rumah subdisi yang dijual oleh perseorangan. Rumah subsidi juga tidak boleh disewakan maupun over kredit dalam lima tahun.

Itu tadi informasi mengenai rumah bersubsidi yang berguna sebagai perencanaan rumah Anda.

Mulai sekarang tentukan sesuai dengan kebutuhan Anda.


Please follow and like us:
error0
fb-share-icon0
Tweet 20
fb-share-icon20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *