Menghadapi Kelebihan Luas Tanah Rumah Subsidi

kelebihan luas tanah rumah subsidi
kelebihan luas tanah rumah subsidi

Pernah gak sih, #kadarpeople mengalami permasalahan saat membeli rumah subsidi dari pihak developer atau pengembang kemudian saat memasukkan berkas ke bank dengan ukuran tanah yang berbeda tetapi dengan harga yang sama ? apalagi kalau sudah akad pula. Lantas bagaimana cara menghadapi jika kelebihan luas tanah rumah subsidi ?

Dengan permasalahan di atas, tidak perlu takut yaa karena telah dijelaskan bahwa tidak ada dasar hukum yang mengatur bahwa developer bisa memaksa pembeli untuk membayar kelebihan luas tanah rumah subsidi. Sebagaimana di atur dalam Pasal 1457 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata), jual beli merupakan sesuatu yang membutuhkan persetujuan dengan pihak penjual karena dengan mengikat dan menyerahkan suatu barang atau denda dengan pihak lain yang bertindak sebagai pembeli.

Karena, dalam perjanjian jual beli selalu ada subjek hukum yang berlaku antara penjual dan pembeli, membutuhkan kesepakatan dari para pihak dengan adanya hak dan kewajiban timbul dari kedua pihak.

Perlu diketahui pula, dalam pasal 1458 KUH Perdata juga dijelaskan bahwa jual beli dianggap sudah terjadi antara kedua belah pihak setelah mencapai kata sepakat tentang spesifikasi barang dan harga, meskipun barang ini belum diserahkan maupun belum ada harga yang dibayar.

Unsur kesepakatan dalam perjanjian jual beli menunjukkan bahwa jika telah terjadi kesepakatan mengenai harga dan barang namun ada hal lain yang tidak disepakati terkait penjualan tersebut, penjualan tersebut tidak akan terjadi karena tidak adanya kesepakatan. Tetapi lain halnya, jika di kemudian hari para pihak telah menyepakati unsur esensial dari perjanjian jual beli tersebut dan para pihak tidak mempersoalkannya.

Diantara kesepakatan yang timbul di atas, memberikan pengertian bahwa jual beli ini tidak ada unsur pemaksaan dan keterpaksaan sehingga ada kebebasan dari para pihak untuk membeli atau menjual perjanjian jual beli rumah subsidi tersebut. Sehingga disimpulkan bahwa, mengenai kelebihan tanah, tentu harus mengacu adanya akta jual beli yang telah ditandatangani oleh pembeli sebagai symbol kesepakatan dengan pihak developer perumahan subsidi.

Simak terus di artikel kami selanjutnya yaaa ! di www.kadarrealty.co.id yaa !

dan terus sosial media kami yaaa.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *